Naiknya ketinggian tanah hingga 1,5 M terjadi di lokasi persawahan milik Jafar di Desa Umbul, dengan Luas kurang lebih 50x45 Meter persegi. Kejadian yang dinilai aneh oleh masyarakat Kabupaten Kaur ini berawal ketika datangnya hujan deras yang mengguyur Kaur dalam waktu beberapa hari. Menurut pemilki sawah (Pak Jafar), yang juga orang pertama kali menyaksikan kejadian venomena alam terangkatnya tanah di sawah miliknya, kebetulan pada malam menjelang kejadian itu, saya menginap dianjung dan hujan semalaman juga cukup deras, selanjutnya, baru pada hari sayanya saya melihat kejadin aneh ini ketika keluar dari anjung tempat saya tidur.
Tanah tempat anjung yang pada mulanya sejajar dengan persawahan kini menjadi lebih tinggi, “tentu hal ini menjadikan saya bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi”? Dengan perasaan yang tidak menentu setelah melihat kejadian di sawahnya, akhirnya Jafar memutuskan untuk pulang ke Desa Umbul dan melapor ke Kepala Desa (Umbul).
Kejadian yang menghebohkan masyarakat Kecamatan Luas Kabupaten Kaur ini, selain tanah yang naik kepermukaan juga mengakibatkan tanah yang berada dalam radius
Beragam tanggapan atas kejadian venomenal ini, ada yang mengatakan air mata Muak. Konon disekitar kejadian tanah naik tersebut merupakan tempat pemandian dan tempat tinggal Putri Darah Putih yang punya sebutan lain Puyang Berambut Putih. Menurut warga sekitar kejadian, bukti peninggalan jejak Puyang Berambut Putih-pun sampai kini masih ada, yaitu Prasasti. Salah satu tanggapan atas kejadian tanah naik, ini merupakan teguran bagi warga yang berada disekita areal sawah, karena mungkin saja berbuat kesalahan.
Selain itu, ada juga yang mengatkan ini merupakan murka alam atas perbuatan tidak baik yang dilakukan umat manusia, sehingga oleh Allah di-ingatkan melalui kejadian ini. Sedangkan menurut Kepala Desa Umbul, diprediksikan terdapat bahan tambang di bawah tanah yang terangkat. Sebagaimana diungkapkan Kepala Desa Umbul “mengharapkan ada tindak lajut untuk meneliti kejadian tersebut dari para ahli terkait, karena disekitar sawah tersebut terdapat air sumber air yang jernih, namun ketika dimasak terasa sepet”. Demikian nya.
.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar