klik dibawah ini, Dapat Dolar $

Kawan-kawan gambar di atas adalah cara paling mudah mendapatkan uang dolar$ dari internet, tinggal registrasi, dijamin langsung dapat $27. Klik aj gambar hijau di atas.. silahkan dicoba kalau ga percaya bukti'in, daftarnya/registrasinya GRATIS

Jenis-jenis Karya Tulis Ilmiah

Hasil penelitian dapat dituangkan dalam berbagai jenis karya tulis, berikut ini macam-macam jenis tulisan karya ilmiah

PEPER, Biasanya digunakan untuk menyebut karya tulis atau istilah pada tugas kuliah berupa makalah yang hanya membahas sebatas Karya tulis yang membahas suatu permasalahan yang berkaitan dengan mata kuliah yang diikuti. Biasanya untuk ukuran halaman paling banyak 20 halaman kertas kuarto dengan 2 spasi. Isi paper ini berkisar pada pengantar atau pendahuluan, permasalahan, analisis atau pembahasan dan kesimpulan atau premis-premis mayor.

SKRIPSI, Syarat utama yang harus terpenuhi dalam membuat skripsi adalah sistematis dan menggunakan metodologi penelitian. Skripsi juga merupakan karya tulis ilmiah yang diwajibkan bagi para mahasiswa yang menyelesaikan studi akhir perkuliahan untuk mendapatkan gelar Sarjana. Dalam proses pembuatan skripsi biasanya mahasiswa dibimbing oleh dosen sebanyak dua orang, begitu pula saat ujian skripsi/Munaqasyah juga diuji dua orang dosen penguji. Sekripsi biasanya meliputi pendahuluan, kajian teori, historis singkat tentang objek yang diteliti, analisis serta penutup. Sedangkan dalam pengetikan skripsi menggunakan spasi ganda (2 spasi) dengan jumlah halaman 45-100 mnggunakan kertas ukuran kwarto.

TESIS, adalah karya tulis ilmiah sebagai syarat dalam memperoleh gelar Magister. Spesifikasi tesis adalah untuk menghasilkan atau memperoleh kesimpulan-kesimpulan berupa dalil-dalil sesuai dengan jurusan/spesialis yang di ikuti. Banyaknya halaman pada penyusunan tesis kurang lebih antara 100-200 halaman kwarto dengan pengetikan spasi ganda. Tesis biasanya meliputi pendahuluan, kajian teori, historis singkat tentang objek yang diteliti, analisis serta penutup.

DISERTSI, adalah Karya Tulis Ilmiah untuk mendapatkan gelar doctor dalam suatu cabang ilmu pengetahuan. Disertasi dipertahankan oleh penyusun atau promenvendus di depan para penguji (guru besar dalam suatu lingkungan perguruan tinggi). Jumlah halaman disertasi antara 200-300, menggunakan kertas kwato dengan pengetikan spasi ganda. Promenvendus didampingi oleh seorang pembantu konsultan yang disebut co-promotor.

Awal Penelitian

Pengertian Penelitian; Penelitian adalah rangkaian kegiatan sistematis untuk memecahkan masalah-masalah yang rumit, melaui interprestasi fakta-fakta dalam rangka mengembangkan pengetahuan. Tujuan umum penelitian; untuk mengetahui usur social dengan cara menjelaskan dan mengukur (measurement), sedangkan pada intinya tujuan penelitiaan yaitu menjelaskan dan memngukur. Namun demikian, dalam praktik tujuan penelitian secara khusus memiliki variasi yang berbeda antara satu dengan lainnnya, hal ini tergantung pada spesifikasi penelitian yang ada.

Fungsi penelitian dapat dibedakan menjadi dua pengertian yaitu; Manifest fuction, fungsi yang bersifat langsung dan Latent Functiont, fungsi yang bersifat tidak langsung. Sedangkan prinsip penelitian dalam bidang agama secara umum tidak beda dengan prinsip penelitian pada ilmu social, karena penelitian dalam bidang agama dapat digolongkan dalam bidang social. Prinsip penelitian dapat dikatakan sebuah proses kegiatan yang terus berputar. Setiap hasil laporan pada dasarnya merupakan hasil sementara, yang dianggap final. Secara umum proses kegiatan yang terus berputar tersebut meliputi sekurang-kurangnya tujuh langkah yang terus berulang.

Pertanyaan, untuk mendapatkan jawaban dalam pemikiran peneliti.

a. What…? “Apa yang akan diteliti?” Pada bagian ini sangat menentukan dan berguna untuk merumuskan topic penelitian secara specific.

b. Why…? “Mengapa tertarik untuk meneliti itu? Apa pentingnya meneliti itu? Apa tujuaanya? Menngapa pilih penelitian spesifik tersebut?

c. Who…? “Siapa yang akan dijadikan sumber data?” siapa yang akan dijadikan sumber data/informasi, mungkinkah seluruh informasi atau data yang diperlukan ada/didapati?

d. Where…? “Dimana lokasi yang menjadi tempat penelitian penelitian?” memilih lokasi harus mempertimbangkan dana yang tersedia dalam penelitian.

e. When…? “Kapan penelitian dilaksanakan?” waktu penelitian akan menentukan jadwal.

f. How…? “Bagaimana penelitian itu dilakukan?” hal ini akan memudahkan dalam menentukan metode penelitian yang tepat.